Letter Classic II Red: Buat Sendiri Undangan Pernikahanmu!


Bagikan Artikel ini:

clasic-redUndangan merupakan salah satu pernak-pernik pernikahan yang tidak bisa kita abaikan. Melalui undangan inilah calon pengantin memberikan kabar gembira tentang hari istimewa mereka. Oleh karena itu, undangan perlu dibuat sebaik mungkin agar memberi kesan tersendiri bagi para undangan.

 

clasic-red

Salah satu cara agar undangan yang Anda sebarkan terlihat tidak biasa adalah dengan membuatnya sendiri sesuai dengan tema prosesi pernikahan. Anda bisa menggunakan bahan tema etnik seperti bahan daur ulang, pita-pita, dan sebagainya.

Ribet? Tentu tidak. Banyak, kok, model undangan yang tidak ribet dan bisa Anda buat tanpa perlu menggunakan banyak alat atau bahan. Contohnya undangan yang satu ini, Letter Classic II Red.

Letter Classic II Red

Alat dan bahan
1.    Lem tembak beserta isinya.
2.    Lem PVAC.
3.    Double tape.
4.    Selotip kertas.
5.    Gunting.
6.    Bunga kelobot jagung dan daun kelobot jagung.
7.    Serbuk kayu.
8.    Pita merah.
9.    Kertas yasmin tipis warna merah.
10.    Kertas samson.
11.    Karton.
12.    Isi undangan.

Step by step pembuatan undangan

undangan1 Siapkan pola karton seperti gambar.
undangan2 Rekatkan keempat sisinya dengan lem hingga box bagian bawah berdiri.
undangan3 Lapisi box bagian bawah dengan kertas samson.
undangan4 Box bagian bawah yang sudah jadi. Lapisi juga box bagian atas dengan kertas yasmin warna merah.
undangan5 Box bagian atas yang sudah jadi.
undangan6 Hias bagian atas box dengan karton yang telah ditaburi serpihan gergaji kayu dan bunga kelobot jagung.

Cukup mudah kan membuatnya? Tidak hanya undangan, Anda pun bisa membuat buku tamu, antaran, tempat cincin, hingga souvenir sendiri sesuai dengan keinginan Anda.


99-pernak-pernik-pernikahan99 Pernak Pernik Pernikahan karya Moch. Fatahillah & Rika Destrianingsih memberikan referensi membuat undangan, buku tamu, antaran pengantin, tempat cincin, dan souvenir. Buku ini dilengkapi juga dengan foto step by step, tips merangkai antaran & daur ulang kelobot, serta pola/mal pembuatannya.

 

Bagikan Artikel ini:

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *